Kepala Batu

Kepala Batu

Sebenarnya banyak frasa yang berkaitan dengan kata batu. Sebut saja Labuan Batu, Bagan Batu, , Tangga Batu, Zaman Batu, Ikan Asin Kepala Batu, termasuk Kepala Batu.

Kalau Labuan Batu dapat dikira-kira sebagai nama sebuah tempat dan kenyataannya memang sebagai nama salah satu Kabupaten di Sumatera Utara yang disebut Kabupaten Labuhan Batu.

Ada juga nama daerah di Provinsi Riau yang disebut dengan nama Bagan Batu. Bagan Batu adalah nama kota sebagai ibukota Kecamatan Bagan Sinembah di Provinsi Riau dan dan sebagai pintu gerbang Provinsi Riau di jalan Lintas Sumatera bika kita datang dari arah Sumatera Utara.

Ada juga yang namanya langsung pakai nama batu yaitu Kota Batu dan lebih dikenal disebut sebagai Kota Batu Malang karena memang langsung berbatasan dengan Kota Malang di Provinsi Jawa Timur.

Ada juga nama yang sama yaitu Kota Batu di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat.

Ada juga yang disebut Tangga Batu sebagai nama beberapa desa di Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tobasa, termasuk nama sebuah daerah di Melaka Malaysia.

Kata Tangga Batu mungkin memang berasal dari sebutan Tangga yang terbuat dari batu. Kalau memang tangga terbuat dari batu dan mengandung nilai sejarah, maka itulah yang terdapat di kawasan Basemah dimana Tangga batu disebut sebagai daerah situs bersejarah di jaman megalitik yang sudah ribuan tahun.

Ada juga ditemukan Tangga Batu bersurat di dasar Danau Singkarak Provinsi Sumatera Barat yang diperkirakan sebagai peninggalan Kerajaan Pagaruyung.

Lain halnya dengan yang disebut sebagai Jaman Batu. Bahkan Jaman Batu ini dikategorikan lagi menjadi 3 jaman yaitu jaman Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum yang berdurasi sampai 100.000 tahun lalu.

Kalau yang disebut Ikan Asin Kepala Batu adalah ikan asin yang terbuat dari jenis Pranesua duodecimalio yang memang kurang enak kalau dimasak dari ikan segar, disamping bersisik tebal, banyak duri, jadi diberbagai daerah di Indonesia jenis ikan ini dibuat menjadi ikan asin yang disebut dengan nama Ikan Asin Kepala Batu. Bahkan ikan asin ini tidak dibelah dulu sebagaimana ikan asin biasanya tetapi langsung saja bulat-bulat dibuat menjadi ikan asin. Mungkin kalau dibelah terlebih dahulu akan membuat masalah, misalnya akan tertusuk duri siripnya yang keras. Lagipula ikan asin ini harganya murah walaupun rasanya enak bila digoreng atau dibakar dan dimakan dengan nasi hangat pakai sambal cabe rawit.

Itulah kisah frasa dari kata batu yang mau kita jelaskan kepada manusia yang disebut manusia Kepala Batu. Kalau kata batu tadinya lebih banyak digunakan untuk penamaan benda atau tempat, tetapi bila kata batu ini disebutkan untuk penamaan seseorang tentu memiliki arti yang menjanjikan.

Apakah anda pernah disebut sebagai seorang yang berkepala batu? Apakah memangnya kepala anda terbuat dari batu?

  • Trackback are closed
  • Comments (0)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: